Berabad telah kita bercinta
Mengapa kini engkau berubah
Sedangkan aku masih kekal setia
Mengharap kasih menjadi bintang jiwa
Mana janjimu akan setia
Menyayangi ku siang malammu
Melindungi dari bara sengsara
Mempertahankan mahligai bersama
Kini tiada erti memberi janji
Janji manis mu dulu
Hingga jadi api membakar dada ini
( 1 )
Hati ini hancur dan luluh kerana mu
Hati ini hancur dan luluh kerana mu
Tergamak kau berpaling dan teguh memilih dia
Semenjak hatimu dicuri jelita
( 2 )
Hati ini hancur dan luluh kerana mu
Hati ini hancur dan luluh kerana mu
Seandainya ada lagi cinta di hati ini
Akan kubenamkan sepi hanya selamanya
Semalaman di cermin kenangan
Jari berdarah diretak setia
Menanggung luka di sebalik senyuman
Hanya kerana aku seorang wanita
Lemah dunia halanya
Hati kecewa dengan janji manismu
Kini jadi api membakar dada ini
( ulang 1 & 2 )
Yang Kutunggu (Anggun)
Lelah ku berjalan menelusuri hari
Menunggu sesuatu 'tuk melupakanmu
Wajah-wajah telah datang dan telah pergi
Tetap kusendiri dan merindukanmu
Kuingin mengerti
Mengapa rasa itu bisa terhenti
( korus )
Yang aku tunggu masih kucari
Yang aku tunggu 'tuk hilangkan rasa sunyi
Yang aku tunggu datangnya hari
Ku kan menunggu saatnya jatuh cinta lagi
Kulihat wajahmu di bayang embun pagi
Ku dengar suaramu di hembusan pagi
Mungkinkah kembali hati yang telah pergi
Mekarkah kembali bunga yang telah layu
Kan kucuba mengerti
Bahwa rasa itu bisa berganti
( ulang korus )
Akan ku tunggu masih percaya
Aku menunggu rasa itu pastikan tiba
Tetap ku tunggu takkan berhenti
Ku kan menunggu saatnya jatuh cinta lagi
Jangan lepas lagi jangan hilang
Nanti akan tiba
Nanti pasti datang
Ku kan menunggu, ku kan menunggu
Dirimu engkaulah seorang yang aku tunggu
Engkaulah seorang yang aku tunggu...
Selingkar Kasih (R.E.M.)
Seharusnya cinta ini bisa berdiri
Sebagai sebuah istana megah
Menjadi persinggahan mahkota hati
Melambang kebahagian kita
Seharusnya cinta kita bisa tersenyum
Seolah seorang puteri ayu
Akan menjadi idaman mahkota hati
Lambang pengorbanan kita yang suci
( korus )
Tetapi selingkar oh kasihmu
Telah terurai meragut dan menyakar
Hati ini jua
Masih lagi selingkar kasihmu
Yang menghantui rasa dan merindu daku jua
Oh...
Kepastian yang ku nanti tetapi engkau
Masih mencari cinta yang lain
Bukan diriku
( ulang korus )
Seharusnya cinta ini bisa berdiri
Sebagai sebuah istana megah
Menjadi persinggahan mahkota hati
Melambang kebahagian kita kasih
Puspa (Primus Featuring Ozzy)
kau gadisku yang cantik
coba lihat aku disini
disini ada aku yang cinta padamu
kau gadisku yang manis
coba lihat aku disini
disini ada aku yang sayang padamu
walau kutahu bahwa dirimu
sudah ada yang punya
namun kan kutunggu sampai kau mau
[reff]
jangan jangan kau menolak cintaku
jangan jangan kau ragukan hatiku
liriksong wordpress com
ku kan selalu setia menunggu
untuk jadi pacarmu
jangan jangan kau tak kenal cintaku
jangan jangan kau hiraukan pacarmu
putuskanlah saja pacarmu
lalu bilang i love you padaku
walau kutahu bahwa dirimu
sudah ada yang punya
namun kan kutunggu sampai kau mau
back to reff
Ku Ingin Kamu (The Escape Club)
demi semua
yang aku jalani bersamamu
kuingin engkau jadi milikku
kuingin kau di sampingku
tanpa dirimu
ku hanya manusia tanpa cinta
dan hanya dirimu yang bisa
membawa surga dalam hatiku
reff:
kuingin engkau menjadi milikku
aku akan mencintaimu
menjagamu
selama hidupku
dan aku kan berjanji
hanya kaulah yang ku sayangi
ku akan setia di sini
menemani
sentuhanmu
bagaikan tangan sang dewi cinta
yang berhiaskan bunga asmara
dan membuatku tak kuasa
kembali ke reff
di setiap alir darahku
tersimpan di hati kecilku
bahwa dirimu terindah untukku
kembali ke reff
selama ku masih bisa bertahan
selama ku masih bisa bernafas
selama Tuhan masih mengijinkan
ku ingin slalu menjagamu
Detik Bersama (The McGuire Sisters)
Indahnya detik bersama
Kau melukis warna mimpi hatiku
Hanya kau yang aku tunggu-tunggu
Biarkan aku bersama mu
Biarkan aku terlena dalam dakapan mu
Hanya kau yang slalu aku rindu
Dalam tidurku terjaga,
Impikan kasihmu bersamaku
Terlena daku kembali,kau **ng padaku
Kehadiranmu kan membawa erti rindu
Disini bermulanya detik bersama
Kau melafazkan rindu dan kata bahgia
Kau bawa ku ke awan yang tinggi
Kau bertahta dihati
Detik bersama?..
Katakan saja nalurimu
Bawalah daku menemanimu
Membelai jiwa manismu
Hanya kau yang selalu aku tunggu
Ingin aku menatap wajahmu
Takkan ku lepaskan peluang bersama slamanya
Hanya kau yang slalu aku rindu
Ingin aku dibelaimu
Ingin aku bersmamu
Tak inginku kehilangan dirimu
Dalam tiduku terjaga
Inmpikan kasehmu bersamaku
Terlena daku kembali
Kau **ng padaku
Kehadiranmu kan membawa erti rindu
Terluka (Padi)
Langit masih terrbalut mendung hitam
Masihku cemas bila saatnya datang
Badai...angin...topan...menghempas
Segalanya...kapankah akan berakhir
Lumpur merendam
Pilunya belumlah sirna
Jika mentari panasnya tak lagi menyengat
Apakah ini adalah...akhir dari
Tempatku berpijak
Kita mungkin terluka
Ataupun bisa mati
Tapi janganlah pernah
Menyalahkan hidup
(Per)siapkan hati
(Per)siapkan jiwa
Atas segalanya yang bisa terjadi
Gelombang biru menghunjam menyapu bumi
Puing-puing tersisa
Mengiris hati
Bilakah fajar akan bersinar
Dan berpijar lagi
Menerangi dunia
Kita mungkin terluka
Atau pun bisa mati
Tapi janganlah pernah
Menyalahkan hidup
(Per)siapkan hati
(Per)siapkan jiwa
Atas segala yang yang bisa terjadi
Jangan Datang Malam Ini (Padi)
Kau datang mengejutkan diriku
Menikam hatiku...detak jantungku
Sesungguhnya ku tak inginkan dirimu
Disaat ini...ditempat ini...
Dipelupuk hatiku melupakanmu
Di pusara jiwaku
Pernah ku memiliki
Kisah tersembunyi dalam hidupku
(Mengapa) kau harus datang disini
(Malam) ini tak bisa aku hindari
(Maafkan) bila kumenafikanmu
(Bukan saatnya)...dan bukan waktunya
Apapun yang terjadi
Kau tau, sebenarnya hidupku
Sudah menyenangkan...
Saat ini sudah cukup...cukup sudah...cukup sudah
Ku berbahagia
Tak sepatutnya kita berjumpa lagi
Tak sepantasnya aku
Menyimpan perasan di satu tanganku yang lain
(Mengapa) kau harus datang disini
(Malam) ini tak bisa aku hindari
(Maafkan) bila kumenafikanmu
(Bukan saatnya)...dan bukan waktunya
Semua tlah berakhir di hari itu
Tak perlu kususun lagi serpihan yang dulu
Aku tak bisa menjadikan semunya sempurna
Hanya keinginan yang terbaik
Bagi semuaa...
(Mengapa) kau harus datang disini
(Malam) ini tak bisa aku hindari
(Maafkan) bila kumenafikanmu
(Bukan saatnya)...dan bukan waktunya
(Mengapa) kau harus datang disini
(Malam) ini tak bisa aku hindari
(Maafkan...)
(Bukan saatnya)...dan bukan waktunya
Kau datang disini, terlanjur...mengejutkanku
Teruslah Bernyanyi (Padi)
Hei, saatnya tuk kembali
Saatnya tuk ikuti kata hati
Hei...hei...hei
Saatnya tuk bernyanyi
Melagukan mimpimu hari ini
Biarkan senandungmu mewarnai dunia
Dan biarkan sang waktu yang menguji semua
yang kau tawarkan
Tebarkan cinta dan terus bernyanyi
Nyanyikan lagu yang menghibur hati
Hati yang sepi dan terus bersedih
Sedih yang masih membayangi hidup
Hidup didunia hanya sementara
Sementara lupakan semuanya
Semuanya pasti akan berakhir
Akhirnya kita pun akan kembali
Hei, saatnya berlari memutar waktu menjalin mimpi
Hei...hei...hei
Tak perlu kau resahkan semua yang menghadang langkah kaki
Bukankah hidup ini adalah perjalanan yang tak berakhir
Tebarkan cinta dan terus bernyanyi
Nyanyikan lagu yang menghibur hati
Hati yang sepi dan terus bersedih
Sedih yang masih membayangi hidup
Hidup didunia hanya sementara
Sementara lupakan semuanya
Semuanya pasti akan berakhir
Akhirnya kita pun akan kembali
Setiap perkataan yang menjatuhkan
Tak lagi kudengar dengan sungguh
Juga tutur kata yang mencela
Tak lagi kucerna dalam jiwa
Aku bukanlah seorang yang mengerti
Tentang kelihaian membaca hati
Ku hanya pemimpi kecil yang berangan
Tuk merubah nasibnya
Oh..bukankah ku pernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yang lelah jiwanya, yang sedih hatinya
Yang lelah jiwanya, yang sedih hatinya
Kugerakkan langkah kaki
Dimana cinta akan bertumbuh
Kulayangkan jauh mata memandang
Tuk melanjutkan mimpi yang terputus
Masih kucoba mengejar rinduku
Meski peluh membasahi tanah
Lelah, penat tak menghalangiku
Menemukan bahagia
Oh..bukankah ku pernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yang lelah jiwanya, yang sedih hatinya
Yang lelah jiwanya, yang sedih hatinya
Yang lelah jiwanyaâ?¦
Oh..bukankah ku bisa melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yang lelah jiwanyaâ?¦
Bukankah hidup ada perhentian
Tak harus kencang terus berlari
Kuhelakan nafas panjang
Tuk siap berlari kembaliâ?¦berlari kembali
Melangkahkan kakiâ?¦menuju cahaya
(Bagai bintang yang bersinar, menghibur yang lelah jiwanya
Bagai bintang yang berpijar, menghibur yang sedih hatinya)
Advertisments
Video
Aku masih tak mengerti cebisan hati terukir mengalir Entah tersentuh tak beralun cuba memayungmu erat di hatiku Kali ini terang ku pandang rupa wajah yang me...